7 Oktober 2012

Tips Memilih/Membeli Gitar Elektrik (listik)

Buat kalian yg suka main musik pasti udah tau kan alat musik yang satu ini, jadi ga usah diperjelas lagi :p. Sekarang ini banyak merek2 gitar yang terkenal kayak Ibanez, Gibson, Fender, Jackson, ESP/LTD ,dll yang beredar di indonesia, inget ya gitar bagus ga mesti mahal  lohh yang penting gitar itu cocok sama yang gunain gitarnya alias si gitaris itu sendiri.


Berikut Tips Triknya:

  1. Saat anda pergi ke toko musik, pilihlah gitar yang bener2 cocok dan membuat anda merasa lebih percaya diri dengan pake gitar itu. Kalo bahasa gaulnya sih "Gitarku adalah Jiwaku"
  2. Usahakan jangan beli gitar bekas alias second apalagi buat yg pemula baru pertama kali main gitar walaupun kondisi gitar itu masih bagus, kenapa?? takutnya anda tertipu tergiur dengan harganya yg murah tapi pas dicoba suaranya ancur, pick upnya udah diganti-ganti dll (pengalaman pribadi).
  3. Jangan sekali-kali terkecoh sama merek terkenal, sekarang udah banyak gitar merek yg kurang terkenal kualitasnya setara merek terkenal dengan harga cuma 2/3 bahkan sampai 1/4 dari merek terkenal. Yang terpenting sesuaikan dengan budget/anggaran kantong anda baru menentukan tipe & model gitar.
  4. Suara gitar ga pernah bohong coba mainkan dan dengarkan, yang namanya gitar yang dinikmati dan didengar udah pasti suaranya bukan dari merek  yang terkenal dan mahal. Percuma gitar mahal kalo yg maininnya ga bisa (bukan bermaksud menyinggung). Tapi emang bener buat apa gitar mahal cuma jadi pajangan dan menimbulkan kepuasan dari psikologis aja.
  5. Pilihlah Body gitar listrik yang sesuai dengan suara yang ingin kamu hasilkan. Itu tergantung
    dari anda ingin memainkan jenis musik apa. Misalkan aja anda ingin memainkan musik2 keras anda bisa memilih gitar dengan tipe body ''Solid Body''. Tapi kalo ingin memainkan jenis yang menghasilkan akustik yang bagus dengan tingkat amplifikasi yang tinggi anda bisa memilih gitar dengan tipe body "Semi Hollow" agak lembut dari solid body.
  6. Sesuaikan Neck gitar dengan genggaman tangan anda. Carilah gitar elektrik yang bagian necknya nyaman untuk dipegang dan tidak menimbulkan rasa pegal dan sakit di pergelangan tangan pada saat anda memainkan gitar.
  7.  Perhatikan jarak antara Fretboard dengan String. Kalo  misalkan anda ingin gitar elektrik yang mampu mencapai tangga nada yang tinggi, maka kamu harus memilih gitar listrik yang memiliki jarak antara fretboard dengan string yang agak jauh. Semakin jauh jarak antara fretboard dengan string maka semakin tinggi nada dan pitch yang dapat oleh dicapai gitar tsb.
  8. Nah yang ini penting banget nih pemilihan Pickup. Pickup sangat penting terutama dalam artikulasi suara yang dihasilkan gitar. Biasanya gitar elektrik memiliki 2 pickups dimana pickup pertama ( deket dengan neck ), menghasilkan suara yang lebih tebal. Sedangkan pickup kedua ( yang deket bridge ) lebih cenderung kearah treble. Pemilihan 5 way selector switch akan membantu anda dalam mengubah suara yang dihasilkan ( dicampur antara suara yang tebal dengan suara yang treble ).
  9. Jenis Bridge juga memiliki peranan penting dalam suara gitar yang ingin anda hasilkan. Ada 2 jenis bridge yang mungkin sering anda temukan pada gitar-gitar listrik, yang pertama adalah Tremolo Bridge ( whammy bar). Disini anda bisa melakukan bending pada semua string secara bersamaan, biasanya ini dipake sama anak2 metal nihh hahaha...  tapi bisa juga berefek pada string yang keluar dari nada yang fals ( out of tune). Jenis bridge yang kedua adalah Stoptail bridge dimana anda merasa aman dengan setiap tune yang anda mainkan karena nada yang anda inginkan tidak akan keluar dari jalur dijamin ga akan out of tune.
  10. Pemilihan Wood / kayu yang dipakai untuk gitar elektrik juga penting, karena tiap kayu menghasilkan jenis suara yang berbeda-beda dan berat yang juga bervariasi. Beda jenis kayu beda juga suara yang dihasilkan gitar nantinya bahkan kayu yang mahal sekalipun belum tentu menghasilkan suara yang maksimal / bagus. Semuanya tergantung kenyamanan pada saat anda memainkan gitar itu.
  11. Terakhir, intonasi dari gitar tersebut akan menunjukkan kualitas dari gitar itu sendiri. Coba aja periksa nada yang dapat dicapai sama gitar tersebut dan perhatikan suaranya, apakah keluar dari nada atau tidak. Apabila nada yang dicapai tidak sesuai dengan nada yang seharusnya nada tersebut mati / keluar ( out of tune ),  maka gitar tersebut tidak layak untuk dipakai dalam suatu rekaman atau performance.


Inti dari semua itu pilihlah gitar yang benar2 cocok dengan anda dan nyaman pada saat dimainkan jangan sampai anda salah memilih gitar.

Sekian  postingan dari saya kali ini,
jikala ada kesalahan dan kekurangan mohon dimaafkan hehe :D

Semoga Bermanfaat Ngakak



 http://blogbelajargitar.blogspot.com/


9 out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.

Untuk berlangganan update artikel GRATIS, masukkan email anda dan anda akan mendapatkan artikel terbaru lewat email anda. Setelah memasukan email anda, buka email anda dan buka email konfirmasi yang dikirimkan ke email anda :

Delivered by FeedBurner

Share :

7 komentar:

  1. tipsnya boleh juga :) tapi gak bisa maininnya haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. :)
      hehehe..
      blajar dong gan,
      berikut teknik dasarnya
      http://blogbelajargitar.blogspot.com/2012/09/teknik-dasar-cara-bermain-gitar.html

      Hapus
  2. bedanya hollow body sama semi hollow apa sii?? :/
    kurang lebihnya apa??
    ada tips memilih gitar hollow/semi hollow mngkin?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bedanya di karakter suara gitarnya,
      Hollow Body itu karakternya AKUSTIK tapi akustik yang F-HOLE (seperti biola)(bukan yang bolongnya bundar). hollow body juga biasanya cenderung mempertahankan acoustic feelnya.

      Hollow body itu ada 2 macam:

      1. Full Acoustic: misal Ibanez GB. Sound akustik, gampang feedback. (Punya George Benson aja f-holenya ditutup lakban).

      2. Semi Acoustic: misal Ibanez AS.
      Dibawah pickup ada soundblock. Getaran body dibatasi, jadi tidak gampang feedback. Sound antara akustik dan elektrik. Kalau mau maen distorsi pakai yang jenis ini, biar nggak gampang feedback. Sound juga lebih garang drpd yg full acoustic.

      Gimana membedakannya?
      Gampang, intip aja lubangnya, ada soundblocknya nggak. Atau ketuk2 bridgenya, kalau terdengar berongga berarti full acoustic.

      Hapus
  3. nanya mass,,
    kok orang2 kalo beli gitar kaya'a nyari yg berat yah? itu mksd'a apa?? td'a saya kira yg ringan itu kan lebih nyaman di pegangnya..
    trus kalo gitar yg hollow brati lebih ringan dr pd yg semi hollow dong?

    mohon ilmunya ya mas, haha

    BalasHapus
  4. Bagus tips nya ... yang terpentinf kita harus teliti sebelum beli.. sesuaikan dengan kriteria dan kantong tentunya hahaha :D

    BalasHapus

Note :

1. Berikan komentar Anda yang sesuai dengan isi artikel

2. Berkomentarlah dengan bijak

3. Mohon untuk tidak melakukan SPAM

4. Tidak boleh meletakkan link di komentar

 

Artikel Terbaru

Pengikut

Komentar Terakhir